Senin, 30 September 2013

Renovasi Dapur (yang tak terencana) :p


Hai haaaiii..Lama juga ga update blog nih,,kangen juga cuap2 lagi disini. Beberapa hari yang lalu saya disibukkan dengan perombakan besar2an pada dapur saya #lebay. Ga sih, cm pindahin ini ke situ dan itu ke sana, gitu2 aja. Dan juga intinya adalah pembersihan, lap2, nyapu, ngepel, bersih2 lemari, bongkaran isi dan kemudian dimasukkan kembali.. Fiuhh.. Untungnya sudah ada si mbak yang dengan sukarela membantu *dibayar soalnya :p
Pertanyaannya adalah mengapa saya tiba-tiba bisa rajin beginiii,ahahahaa tentu saja karena niat alias kesambet penduduk dunia maya *positif yaa* karena atas pengaruh dirinya saya bisa jadi rajin membersihkan dapur dan ingin menciptakan dapur impian saya. Yaaa, saya tiba-tiba krentek (halah apa bhs indonesianya ini -__-), itu lho terketuk hatinya, untuk segera melakukan perombakan ϑi dapur kecil saya karena beberapa hal di bwh ini :
1). Saya diinvite teman untuk masuk grup di blackberry yang ternyata isinya dia jualan kitchen & houseware plus wallsticker yang lucu-lucu bangeeett. Langsung blink-blink mata ini *.*
2). Setelah kepincut dg beberapa items wallsticker saya berpikir pasti ini cocok ditempel di dapur mungil saya. Yap akhirnya saya memutuskan untuk order 2 buah wallsticker, 1untuk dapur yang 1 untuk kamar kk Echi
3). Selain kepincut dengan wallsticker yang unyu-unyu tadi, saya juga kesemsem sama penampakan oven putih nan sexy merk oxone *ga ngiklan lho*. Saya langsung simpan gambar oven tsb dan hampir beberapa jam sekali saya buka media card untuk memandangi cantiknya oven tersebut. *kode nih minta dibelikan :p
4). Setelah edisi kepincut yang tidak kunjung selesai saya malah melancarkan aksi meluncur ke dunia maya dengan mencari contoh-contoh dapur modern minimalis. Daaaannn huaaahhh mata ini blink-blink lagi melihat banyaknya gambar yang ditampilkan., salah satunya ada di web The Urban Mama. Saya ublek-ublek lagi dan yess menemukan obrolan para mamas tentang dapur mereka. Hikss hikss terharu sangat, karena dapurnya keren-keren, mupeng abis dah.
Begitulah kira-kira beberapa penyebab saya melakukan renovasi di dapur saya. Langsung keesokan harinya dengan bergandeng tangan sama si mbak saya mulai melakukan aksi *pasang iket kepala. Bongkar lemari satu per satu, bersihkan alas, cuci ulang piring2, gelas2, toples dkk. Setelah selesai, rehat sejenak dan saya memutuskan untuk melanjutkan besok. Capek boookkk *fiuhh
di saat rehat itu, saya kembali berpikir pake ngerutin dahi pula. Hmmm, wallsticker sudah diorder, tinggal kirim, beres. Alangkah lebih indahnya dapur ini kalau diberi gantungan buah/sayuran plastik, tapi harus pergi keluar dulu, itu deh yang bikin males. Sementara skip dulu. Ehh gambar oven itu kembali datang, haduuww, langsung deh saya pasang di Display Picture Blackberry saya dengan niat supaya papanya anak-anak baca keinginan saya itu :p. Daaann beberapa saat kemudian papaanya anak2 bbm saya menanyakan tentang harga, kapasitas, daya oven yang saya inginkan itu. Huaaahhh saya langsung sumringah pengen loncat2 tapi malu sama mbak, :D. Setelah saya jawab, papanya anak2 berpesan, "gapapa ma, yang penting watt nya ga lebih dari 500w". Glodakk..!! Huhuu, mana ada paa -_-. Akhirnya dengan beberapa kali pergolakan jiwa dan raga saya sempat mengurungkan niat beli oven itu *hiks dulu* ehh ternyata papanya anak2 kembali bbm "gimana ma, jadi pesan ovennya?" Hadeww bikin bingungisasi si papa nihh. Mungkin papanya anak2 juga ngenes ya liat istrinya tiap kali baking hrus gotong-gotong oven tangkring lelesan ibunya *hiks laagiii*. Trus dia bilang "ya uda ma, kalau emang pengen ga usah ditahan-tahan, beli aja" Yihaaaa direstui beneran loh sodara-sodara dengan perjanjian yang saya buat sendiri tapi nih, yaitu pakai uang arisan. Hahaaa gapapa dah yang penting tuh oven jatuh di pelukan :D. Langsung deh order ke teman, dan tunggu konfirmasi dari dia beberapa hari kemudia karena saya ngotot minta dicarikan yang putih.
Stelah deal dengan oven baru, saya tambah semangat dongs bersih2 dapurnya. Wallsticker sudah dikirim pak kurir, langsung deh saya pasang, naik2 dapur sampai2 si kecil Lyra pengen ikutan naik2, hihii, dd di bawah aja ya nak, mainan beras daripada gangguin >.<. Beginilah penampakan dapur saya dengan wallsticker ijo-ijo, yahh lumayan menyegarkan mata yaa. Ga sabar untuk meletakkan oven putih di bawah akar pohon itu.





Keesokan harinya si teman bbm ke saya bahwa dia hari sabtu mau ngecek ketersediaan barang yang berwarna putih itu, kalau ada dia akan langsung antar ke rumah. Wuihh senaaang dehh punya teman yang baiknya super gituu, thank ya Niaaa :*  . Beneran deh ga pake lama, besoknya pas hari Sabtu dia bbm kalau oven putihnya ada dan dia langsung capcuss ke rumah saya, wuuhh dag dig dug rasanyaa,, hahaa. Tak lama setelah dia tiba, angkut2, bongkar2, terjadi transaksi jual beli, deal tanda tangan nota, baca2 buku petunjuk lalu ditempatkanlah si oven di tempat yang telah disediakan. Masih sangat sederhana ya dapurnya, tapi perubahan kecil ini setidaknya membuat semangat saya naik lagi untuk menciptakan menu2 sehat dan fresh untuk keluarga, asyiiikk. 

ehh ada bayangan sapa tuh imut2 :p

Thanks to Pak suami papa Indra tercintaaaahh kecup-kecuup yang sudah merestui pembelian oven idaman hati. Thanks to my bestfriend Nia mommy Azzam, barang2mu ciamik tenan. Thanks to all yang sudah menyempatkan membaca sharing saya hari ini. Ini dia penampakan oven baru saya. Ga sabar untuk kenalan deh,, hihiii… Next episode, sharing hasil bakingan dengan oven baru yak. Jangan dilewatkan pemirsaaa.. hihihiii ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar