Minggu, 26 Januari 2014

Weaning With Love #edisi curhat

Tibalah saatnya saya curhat tentang WWL, Weaning With Love yang kontroversial ini. Dibilang kontroversial karena menurut saya teori ini tidak bisa sejalan dengan praktik yang saya dan beberapa ibu2 lakukan, ya kan bu?*caritemen. Yah namanya juga teori kan ya, diambil dari mayoritas aja, mungkin saya termasuk minoritas, jadi itu tidak berlaku bagi saya. Hadew, serius banget ya .
Lyra sekarang berusia 27bulan, dan masih celalu cayang #salahfokus, maksudnya masih nenen kalau mau tidur, masih cari-cari nenen kalau ngelindur tengah malam, masih ngempeng kalau belum nyenyak tidurnya -___-. Semua sudah saya lakukan (menurut saya sih :p) seperti membelikan minuman fav, susu kotak kecil UHT, apalagi dingin, dia doyan banget, tapi tetep aja, habis susunya dia tetep minta nenen. Ada yang bilang dibacakan dongeng, boro2 tidur nih anak malah jejeritan "neneeeennnn" x.x. Lalu dipijetin, sudaaahh sampe emaknya ngantuk2, dianya nyanyi2 sambil cerita, kadang ngajak mainan, kadang ngajak senam >< dan kalau uda capek, "neneeeeennn" fiuhh. Kadang saya bilang "yuk minum susu/air putih, enaknyaaa" dia jawab "iyaa, teluh (baca:terus) nenen" 
Sudah setiap saat saya ingatkan bahwa dia sudah beranjak besar, dia sudah bisa lari-lari (dia lalu beraksi lari-lari), sudah bisa lompat (langsung lompat-lompat) , giginya banyak (langsung meringis nunjukin giginya) dll..,tapi ya itu tadi, di kala kritis waktunya tidur teteeup teriak "neneeeenn". Setelah curhat dengan beberapa teman yang kesulitan menyapih anaknya bisa diambil kesimpulan bahwa memang tiap anak beda-beda. Dan inti yang harus ditekankan disini adalah sapihlah anak jika anak anda sudah siap. Sebenarnya dia sangat tahu sekali bahwa dia sudah waktunya disapih, tapi ya itu, menurut curhat bersama teman bisa disimpulkan bahwa Lyra belum siap untuk disapih, padahal saya uda siap banget, karena boyok ini udah ga kuat lagi neneni sambil miring. Rasanya kangen banget tidur sambil telentang dan tengkurep sesuka hati, ouw I miss that moment :p. Nah terus kapan nunggu dia siap ya? Hanya dia yang tahu dong, huhuu. Sebagai ibu yang memang sekarang ini sendiri, karena suami dinas jauh di luar kota semakin mempersulit keadaan, tidak ada yang bantu dalam proses sapih ini. Hmm, nasib saya deh. Harus sabar sambil menunggu proses ini berjalan sesuai rencana Allah SWT aja.
Proses menyapih ini sendiri butuh fisik dan stamina yang optimal. Dan saya merasa tubuh saya selalu tidak bisa fit, selalu kecapekan, kebanyakan orderan kali ya, hihii. Kalau itu harus disyukuri dong, mungkin memang saya harus banyak belajar lagi tentang manajemen waktu, supaya semua kegiatan bisa dilaksanakan sesuai rencana.

ini dia nih yang masih nenenaaan :D

Btw, di satu sisi saya masih ngerasa senang dan bahagia kalau si dd Lyra nenen, matanya itu lhoooo ga nahan, langsung menatap mesra mata mamanya, sambil liyep-liyep menahan kantuk. Apa ini bisa dibilang saya yang belum siap ya? Ahhh sudahlah yang penting saya sudah berusaha, mudah-mudahan segala usaha saya ini dilancarkan oleh Yang Maha Kuasa, Amiinnn.

#balikngeloni

Barbie Cake..,yaaayy...

Hai haiiii...,selamat pagiii. Minggu pagi yang masih sangat ngantuk ini disempetin untuk update blog dulu, mumpung duo bocils belum bangun. Kemarin nih ceritanya nekat bikin Barbie Cake yang sudah diidam-idamkan sejak beberapa bulan lalu, sebelum adek Lyra ultah yang ke-2 di bulan Nopember. What?? Sekarang uda bulan Januari buuu, hahaa..,kmane ajee. :p . Lahh, pertimbangan untuk bikin cake ini sangat banyak loh pemirsa. Mulai dari loyang rok barbie, model dekorasi cake, base cake yang cocok dan pas, hmmm trus buttercream dibutuhkan lumayan banyak. Hmmmm, banyak ya tantangannyaaa.., saya aja yang males kaleee..., hahaaaa :D. Tapi bener deh, nyari resep buat base cake aja ga gampang, karena model rok barbie yang tinggi jadi dibutuhkan cake yang kokoh dan juga rata-rata cake barbie ini dibuat dengan metode kukus, bukan panggang. Lhaaa dandang saya mana muat :(. Kemudian saya lanjut cari resep-resep buttercream. Sebenernya banyak banget resep buttercream yang bertebaran di blog para foodblogger, tapi bahan-bahan yang dibutuhkan sangat tidak familiar di mata saya. Ya iyalaah, emang belum pernah bikin buttercream,, hahaa :p . Sampai suatu ketika ada tawaran menggiurkan dari teman saya. Sebuat saja namanya Mbak Nana ,hai mbaaakk Naa *dadahdadah. Mb Nana ini update status di bbm tentang pelelangan buttercream. Haa??Maksod lohh?? Maksudnya si doi punya kelebihan buttercream sisa bikin cupcake beberapa waktu lalu, namun sekarang sudah tidak terpakai dan exp.date masih lama, jadi daripada nangkring ga jelas di kulkasnya jadinya ditawarkan deh ke temen-temennya. Akhirnya saya dong langsung jingkrak-jingkrak bbm mb Nana sang penyelamat jiwaku, ahay. Setelah chit-chat kesana kemari akhirnya kami deal, buttercream jatuh di tangan saya, horeeeee #soraksorakbergembiraaa. Langsung deh semangat bikin cake ini muncul lagi. Searching-searching lagi resep base cake panggang untuk barbie cake ini sampe mumeeet dan akhirnya ketemu deh disini . Thank you so much for the recipe Mrs Alice, the cake was so good, my kiddos love it., swear wenak banget kuenya. Baru pertama ini bikin cake dengan teknik buttercake, biasanya kan sponge, chiffon, muffin, brownies #halahgituajapamer :p

spesial untuk dd Lyra dan kk Echi :* biarpun masih acak2an dekornya ><

Okedeh langsung aja cekidot resepnya ya, super easy.. :)

Cocoa Buttercake
( Source : Mrs Alice )

What you need :
250gr butter
160gr sugar
4 eggs
250 gr cake flour --> saya pakai terigu protein rendah
1tsp vanilla essence --> saya vanili bubuk
2tsp of double action baking powder --> skip as usual
4tbsp milk --> saya fresh milk / UHT
2tbsp cocoa powder
1/2tsp coffee powder mix with 3tbsp hot water --> skip, lupa :D

Sift cake flour and baking powder in a bowl
Beat the butter and the sugar until pale and fluffy
Add in egg one at a time , add in vanilla, mixing well
Fold in flour and milk, combine well
Mix 1/2 portion of cake mixture with cocoa mixture
Pour cake mixture into cake tin and follow by cocoa cake mixture (i did this but after that i swirl the cocoa cake mixture hence the marbled effect)
Bake in pre-heated oven at 180C for 30 mins or skewer came out clean


Terlihat pinggirannya kering dan agak gosong ya, padahal dalamnya masih agak basah waktu saya angkat pertama kali. Lalu saya panggang kembali dengan ditim, setelah tengahnya matang, saya angkat. Agak tricky nih pemanggangannya, harus belajar lagi..

setelah dihias, lumayaan... :p

Nah, hayo hayooo yang masih penasaran sama Barbie Cake ayo segera bikiinn. Tidak serumit yang dibayangkan kok, maksudnya rumitnya beneraaaan, wakakakakk. Tapi begitu melihat ekspresi anak-anak yang begitu terpesona, terbayar deh perjuangan membuat cake ini. Apalagi si kakak nih, dia terheran-heran kenapa kok barbienya bisa jadi begitu :D, maklum ini cake hasil nyolong barbie kakak, maap ya kak, hihiii :p. Kakak juga ga henti-henti nanya, mulai dari " gimana caranya ma?? Kapan mama bikinnya?? Kok cepet ma?? Trus kakinya mana ma?? Kok bisa gitu ya?? Wahh bagus maa, mau mauuu...!!" Hahahaaa, iya iya kaaakk...,gemees dehh..

kk sepulang ngaji dan dd belum mandi :0

Lunas sudah janji mama membuatkan cake barbie ini buat ultah adek Lyra biarpun telat pake banget. Sehat selalu ya anak-anak mamaaa.. :*














Kamis, 23 Januari 2014

Cheesy French Fries

Haloooo...,selamat malam semuanya. Malam-malam setelah menunaikan tugas meninabobokkan duo bocil saya sempatkan untuk edit2 poto lalu laporan deh kemari demi ikut ajang keren dari milis tercinta NCC #suitsuit. French fries ini bikinnya gampang banget, tinggal aduk-aduk, kukus, potong-potong, simpan di chiller trus goreng deh, mirip-mirip pembuatan nugget gitu deh. Tapi ada yang spesial dari french fries ini. Kenapa kenapa kenapaaa?? Karena komposisi terbesar kedua setelah kentang adalah keju. Yapp, panganan ini ngejuuuuuuu banget, anak-anak pasti suka, apalagi emak bapaknya #eh . French fries ini juga merupakan salah satu varian cemilan berat untuk anak yang GTM a.k.a Gerakan Tutup Mulut, hehee.. Owkay, resepnya saya dapatkan dari sebuah grup di Facebook yaitu HHBF, Homemade Healthy Baby Food (recommended bangeutt), dengen penyesuaian suka-suka sayaa :D

French Fries
(by Mom Anggi Bam)

Bahan : 
2 buah kentang ukuran sedang --> saya 3 buah
1 butir telur
1 wortel ukuran sedang --> saya 3 uk.kecil
1/2 bar chedar cheese (kurleb 100gr) --. td saya kira2 75gr itupun uda asyiiiin 

How to :
Kukus kentang sampai empuk, haluskan, sisihkan hingga dingin
Kocok lepas telur
Kupas wortel, parut dengan parutan keju
Parut keju
Campur semua bahan, aduk sampai tercampur rata 
Masukkan adonan ke dalam loyang yang sudah dialasi minyak dan alufoil
Kukus kurleb 30 menit (buka 5menit sekali) --> saya lupaaa soalnya disambi nenenin dd lyra :p
Angkat biarkan dingin
Setelah dingin, potong-potong sesuai selera, balur dengan tepung maizena
Simpan di chiller kurang lebih 2 jam
Goreng dengan minyak panas, api sedang sampai kuning keemasan.


Komposisi french fries ini ga saklek ya, bisa bermacam-macam tergantung selera dan suasana hati, hihii. Boleh ditambah ayam/daging/udang cincang, sayur-sayuran, dan pasta sepertinya juga enyak #rakus.com
Dan tibalah saat incip-incip, ternyata adek doyan bangeettt, abis lumayan banyak tadi loh. Kalau si kakak tidak terlalu antusias, maunya dicocol pake saos tomat, dia bilang keasinan >< , hmm padahal dia doyan banget tuh nyemilin keju batangan.., wew. Yah, apapun itum yang jelas homemade food adalah perjuangan yang sangat berharga tiada tandingannya deh ya, spesial bumbunya pakai bumbu cinta. Kalau sekarang gagal, anak ga doyan ya ga usah syedih besok bikin lagi dan lagi pake jurus bumbu cinta plus2 lainnya..,dijamin pasti puyeng emaknya eehh doyan anaknya :0. Aniway, sekian dari saya malam ini.., met berkreasi ya moms.. ^^









Jumat, 10 Januari 2014

Sagu Keju

Hai-haiiii semuaanyaaa.. Wahh lama sekali ga blogging nihh,,apa kabar pemirsa sekalian? Semoga selalu dalam kondisi sehat dan dilindungi اَللّهُ SWT ya.. :)
Ga terasa uda 2bulan ga corat-coret di blog, gada poto2 yang layak juga sih, hihii.. Yang jelas banyaak sekali kesibukan yang saya alami selama beberapa bulan belakangan. Ahh sok sibuk deh ya, sibuk apa sih?? Hmm kasih tau gaa yahh :p



Jadi begini ceritanya *curhatdimulai. Saya yang lagi gandrung bikin kue (baking istilah kerennya :p) lagi penasaran banget sama kue yang berjudul Sagu Keju yang ada di website NCC. Gimana ga penasaran, dilihat dari blog para blogger yang sudah ujicoba resep bahkan berjualan dengan resep milik bu Fatmah ini, semua testimoninya mengatakan bahwa kue ini juaraaa, super duper yummiii, mantaap surantap gitu deh. Alhasil dengan tekat kuat dan semangat 87 saya memberanikan diri terjun ke dapur untuk mengolah resep ini. Dari bahan sangat simple sekali, namun ternyata proses membuat adonan tidak mudah, hikss. Proses pengadukannya susah euy, pencampuran tepung ke adonan mentega ini membuat saya sedikit bersusah payah mengaduk, sampai berpeluh loh *kodemintabelikanAC #eh . Sampai proses nyepuit nya juga tidak mudah, karena adonan agak kental plus ada grunjal-grunjal dari serutan keju *sabaarrsubuurr. Tapi terbayar sudah perjuangan ini ketika wangi kue menyebar ke seantero dapur tanda kueku hampir matang, ayee. Dan rasanya pun sangat wenaaak, lembut, lumer di lidah dengan sensasi krius-krius dari kejunya.
Nah biasa deh ya, naluri narsis nya muncul, langsung deh poto2 dan upload sekalian update status, heheee. Dan ternyata membuahkan orderan loh pemirsa, ahiiiyy, alhamdulillah yaa *wink. Akhirnya terpaksa tung-itung-itung harga bahan sambil intip2 tips dari NCC dalam menghitung harga jual. Alhamdulillah banyaaak sekali yang pesan, bahkan beberapa pesan lagi pesan lagi, :p
Kebanyakan ngomong nih, jadi lupa resepnya. Ini resepnya plek seperti resep di web NCC yaaahh..


bahan-bahan yang mudah dicari khaann..??


Sagu Keju
Fatmah Bahalwan
Bahan:
300gr   tepung sagu (sagu tani)
2 lbr     daun pandan
100 gr  margarine
50gr     mentega
150gr   gula halus
1 btr     kuning telur
100gr   keju edam, parut (sy cheddar aja deh)
50ml     santan kental

C ara membuat:
Sangrai tepung sagu dan daun pandan dengan api kecil hingga daun pandan kering. Angkat,dinginkan.
Kocok margarine dan mentega hingga lembut, masukkan gula, kocok rata. Tambahkan kuning telur, kocok rata. Masukkan keju parut, kocok sebentar saja, matikan mikser.
Masukkan tepung sagu secara bertahap kedalam adonan mentega, aduk rata. Tambahkan santan, aduk lagi hingga rata.
Masukkan adonan kedalam plastik  segitiga, pasang spuit bintang, semprotkan kedalam loyang kue kering yg sudah dioles mentega.
Oven selama kurang lebih 40menit.


ciye-ciyeee banyak orderan niy :p


Yuk monggo dicoba, dijamin semua sukaaaa. Ini aja bapaknya anak-anak ketagihan loh :p , yang buat orderan kadang ikut dicomotin, hihiiii. Kalau si kk n adek sesekali aja, bosen kali ya, tiap hari cemilannya sagukeju aja, hahaa :D

Senin, 30 September 2013

Renovasi Dapur (yang tak terencana) :p


Hai haaaiii..Lama juga ga update blog nih,,kangen juga cuap2 lagi disini. Beberapa hari yang lalu saya disibukkan dengan perombakan besar2an pada dapur saya #lebay. Ga sih, cm pindahin ini ke situ dan itu ke sana, gitu2 aja. Dan juga intinya adalah pembersihan, lap2, nyapu, ngepel, bersih2 lemari, bongkaran isi dan kemudian dimasukkan kembali.. Fiuhh.. Untungnya sudah ada si mbak yang dengan sukarela membantu *dibayar soalnya :p
Pertanyaannya adalah mengapa saya tiba-tiba bisa rajin beginiii,ahahahaa tentu saja karena niat alias kesambet penduduk dunia maya *positif yaa* karena atas pengaruh dirinya saya bisa jadi rajin membersihkan dapur dan ingin menciptakan dapur impian saya. Yaaa, saya tiba-tiba krentek (halah apa bhs indonesianya ini -__-), itu lho terketuk hatinya, untuk segera melakukan perombakan ϑi dapur kecil saya karena beberapa hal di bwh ini :
1). Saya diinvite teman untuk masuk grup di blackberry yang ternyata isinya dia jualan kitchen & houseware plus wallsticker yang lucu-lucu bangeeett. Langsung blink-blink mata ini *.*
2). Setelah kepincut dg beberapa items wallsticker saya berpikir pasti ini cocok ditempel di dapur mungil saya. Yap akhirnya saya memutuskan untuk order 2 buah wallsticker, 1untuk dapur yang 1 untuk kamar kk Echi
3). Selain kepincut dengan wallsticker yang unyu-unyu tadi, saya juga kesemsem sama penampakan oven putih nan sexy merk oxone *ga ngiklan lho*. Saya langsung simpan gambar oven tsb dan hampir beberapa jam sekali saya buka media card untuk memandangi cantiknya oven tersebut. *kode nih minta dibelikan :p
4). Setelah edisi kepincut yang tidak kunjung selesai saya malah melancarkan aksi meluncur ke dunia maya dengan mencari contoh-contoh dapur modern minimalis. Daaaannn huaaahhh mata ini blink-blink lagi melihat banyaknya gambar yang ditampilkan., salah satunya ada di web The Urban Mama. Saya ublek-ublek lagi dan yess menemukan obrolan para mamas tentang dapur mereka. Hikss hikss terharu sangat, karena dapurnya keren-keren, mupeng abis dah.
Begitulah kira-kira beberapa penyebab saya melakukan renovasi di dapur saya. Langsung keesokan harinya dengan bergandeng tangan sama si mbak saya mulai melakukan aksi *pasang iket kepala. Bongkar lemari satu per satu, bersihkan alas, cuci ulang piring2, gelas2, toples dkk. Setelah selesai, rehat sejenak dan saya memutuskan untuk melanjutkan besok. Capek boookkk *fiuhh
di saat rehat itu, saya kembali berpikir pake ngerutin dahi pula. Hmmm, wallsticker sudah diorder, tinggal kirim, beres. Alangkah lebih indahnya dapur ini kalau diberi gantungan buah/sayuran plastik, tapi harus pergi keluar dulu, itu deh yang bikin males. Sementara skip dulu. Ehh gambar oven itu kembali datang, haduuww, langsung deh saya pasang di Display Picture Blackberry saya dengan niat supaya papanya anak-anak baca keinginan saya itu :p. Daaann beberapa saat kemudian papaanya anak2 bbm saya menanyakan tentang harga, kapasitas, daya oven yang saya inginkan itu. Huaaahhh saya langsung sumringah pengen loncat2 tapi malu sama mbak, :D. Setelah saya jawab, papanya anak2 berpesan, "gapapa ma, yang penting watt nya ga lebih dari 500w". Glodakk..!! Huhuu, mana ada paa -_-. Akhirnya dengan beberapa kali pergolakan jiwa dan raga saya sempat mengurungkan niat beli oven itu *hiks dulu* ehh ternyata papanya anak2 kembali bbm "gimana ma, jadi pesan ovennya?" Hadeww bikin bingungisasi si papa nihh. Mungkin papanya anak2 juga ngenes ya liat istrinya tiap kali baking hrus gotong-gotong oven tangkring lelesan ibunya *hiks laagiii*. Trus dia bilang "ya uda ma, kalau emang pengen ga usah ditahan-tahan, beli aja" Yihaaaa direstui beneran loh sodara-sodara dengan perjanjian yang saya buat sendiri tapi nih, yaitu pakai uang arisan. Hahaaa gapapa dah yang penting tuh oven jatuh di pelukan :D. Langsung deh order ke teman, dan tunggu konfirmasi dari dia beberapa hari kemudia karena saya ngotot minta dicarikan yang putih.
Stelah deal dengan oven baru, saya tambah semangat dongs bersih2 dapurnya. Wallsticker sudah dikirim pak kurir, langsung deh saya pasang, naik2 dapur sampai2 si kecil Lyra pengen ikutan naik2, hihii, dd di bawah aja ya nak, mainan beras daripada gangguin >.<. Beginilah penampakan dapur saya dengan wallsticker ijo-ijo, yahh lumayan menyegarkan mata yaa. Ga sabar untuk meletakkan oven putih di bawah akar pohon itu.





Keesokan harinya si teman bbm ke saya bahwa dia hari sabtu mau ngecek ketersediaan barang yang berwarna putih itu, kalau ada dia akan langsung antar ke rumah. Wuihh senaaang dehh punya teman yang baiknya super gituu, thank ya Niaaa :*  . Beneran deh ga pake lama, besoknya pas hari Sabtu dia bbm kalau oven putihnya ada dan dia langsung capcuss ke rumah saya, wuuhh dag dig dug rasanyaa,, hahaa. Tak lama setelah dia tiba, angkut2, bongkar2, terjadi transaksi jual beli, deal tanda tangan nota, baca2 buku petunjuk lalu ditempatkanlah si oven di tempat yang telah disediakan. Masih sangat sederhana ya dapurnya, tapi perubahan kecil ini setidaknya membuat semangat saya naik lagi untuk menciptakan menu2 sehat dan fresh untuk keluarga, asyiiikk. 

ehh ada bayangan sapa tuh imut2 :p

Thanks to Pak suami papa Indra tercintaaaahh kecup-kecuup yang sudah merestui pembelian oven idaman hati. Thanks to my bestfriend Nia mommy Azzam, barang2mu ciamik tenan. Thanks to all yang sudah menyempatkan membaca sharing saya hari ini. Ini dia penampakan oven baru saya. Ga sabar untuk kenalan deh,, hihiii… Next episode, sharing hasil bakingan dengan oven baru yak. Jangan dilewatkan pemirsaaa.. hihihiii ^^

Selasa, 24 September 2013

Puding Choco-Corn

Puding adalah camilan yang jarang saya buat, karena memang dasarnya tidak terlalu suka puding. Ehmm bukan tidak terlalu suka tapi malas aja, apa karena terlalu gampang bikinnya ya jadi kurang menantang gituu..*sok banget. Tapi dipikir-pikir daripada tidak bikin cemilan sama sekali, atau nunggu saya bisa bikin cemilan tingkat tinggi ya sudahlah saya terjun membuat puding. Puding ini saya dapat resepnya dari grup fb HHBF, lalu saya modifikasi bentuknya, dikreasi sendiri gitu biar cantik *kaya saya #eh

Puding Choco Corn

Bahan:
1. puding coklat
- 200 ml susu UHT coklat
- susu kental manis coklat ~» skip
- 1 sdt agar- agar

2. puding jagung
- 250ml santan cair
- 2 sdm gula pasir ~» 1sdt aja
- 1 buah jagung manis
- 1 sdt agar-agar

Cara Membuat:
Lapis 1 :
- campur semua bahan 1 lalu masak sampai mendidih
- taruh di cetakan puding, dinginkan

Lapis 2 :
- blender jagung manis dengan santan
- masak jagung santan dengan agar- agar dan gula pasir sampai mendidih
- masukkan diatas lapisan puding coklat

bentuknya lucu kan? kan? kan???

Note : kalo saya lapisan pertama yang sudah jadi dilubangi dengan sedotan sebanyak 5buah (sesuai selera). Setelah sukses bolong baru lapisan 2 dituang
- dinginkan dan masukkan lemari es


Alhamdulillah anak-anak suka meski ga terlalu antusias juga sih,, tapi melihat bentuknya yang lucu, unik, polkadot dan sebagian saya cetak dengan cetakan bentuk buah-buahan. Mungkin untuk rasa jagungnya memang agak sedikit aneh, tapi tidak masalah juga sih, untuk variasi saja. Lapisan bisa diganti dengan berbagai macam jus buah/sayur, sesuaikan dengan kreatifitas yaahh . Selamat mencobaa..

Choco-Banana Chiffon Cake

Chiffon adalah cake yang unik cara pembuatannya. Selain cara pencampuran adonan yg harus memisahkan antar kocokan putih telur dan adonan kuning telur, proses pematangan ketika cake keluar dari oven pun unik, aneh kalau saya bilang sih, :p. Kenapa aneh?Karena si loyang harus segera dibalik di atas botol *sambil bayangin yah* atau kalau loyang sudah berkaki cukup dibalikkan di atas kaki-kaki tersebut, sampai cake dingin, baru dikeluarkan dari loyang. Bingung ya?Hihii saya aja yang nulis juga bingung :D. Usut punya usut, cake ini diperlakukan seperti itu karena supaya tekstur cake yang lembuuuut dan termasuk tinggi ini bisa mempertahankan bentuknya. Oleh karena itu, loyang tidak boleh dipoles mentega di seluruh sisinya supaya si cake tidak melorot dan peyot. Ga cantik lagi kan kalau peyot. Hahaa, yuk mari cekidot resepnya. Saya copas dari mbah suhu saya mbak Neva *panggil2 pake speaker*, beliaulah yang mengajari saya membuat cake aneh ini. Eh tapi resep aslinya dari blog  mbak Rina Dapur Manis 

Choco Banana chiffon:

Bahan :
3 butir putih telur
1/2 sdt garam
1 sdt air jeruk nipis/cuka
75 gr gula halus
75 gr tepung terigu
2 sdm coklat bubuk
1 sdt baking powder --> skip
1/2 sdt soda kue --> skip
100 gr pisang ambon yang matang, haluskan
3 butir kuning telur
50 ml susu cair
50 ml minyak goreng

Cara membuat :
1. Panaskan oven dengan suhu 160 derajat C. Siapkan loyang chiffon bongkar pasang, biarkan kering. Jangan dioles dengan minyak/margarin ! Panaskan loyang di dalam oven supaya memuai bagian sambungannya dan tidak bocor.
2.Kocok putih telur, air jeruk nipis dan garam sampai berbuih, masukkan gula pasir dalam 3 tahap sambil dikocok menggunakan speed agak tinggi sampai mengkilat dan kaku. Kocokan ini akan memakan waktu 4-5 menit jika menggunakan hand mixer. Sisihkan.
3. Campur susu dan minyak goreng, sisihkan
4. Dalam wadah yang lain campur terigu, baking powder dan soda kue sampai rata. Masukkan pisang halus dan kuning telur. Kocok menggunakan mixer speed rendah sambil dituangi campuran susu dan minyak goreng. Kocok sampai rata saja tidak perlu mengembang.
5. Masukkan 1/3 bagian putih telur kaku ke dalam adonan terigu + pisang, aduk balik menggunakan spatula sampai rata. Masukkan lagi 1/3 bagian putih telur kaku, aduk sampai rata. Terakhir masukkan lagi sisa putih telur, aduk rata.
6. Tuang kedalam loyang yang sudah dipanaskan. Panggang selama 90 menit (1 jam 30 menit ). Sentuh permukaan kue dengan jari. Jika membal dan kering, berarti sudah matang. Keluarkan dari oven.
7. Segera balik/telungkupkan loyang menggunakan kaki loyang. Jika loyang tidak mempunyai kaki, sangga menggunakan botol pada bagian yang berlubang dalam posisi dibalik. Biarkan dingin selama 1.5-2 jam. Kikis bagian tepi loyang menggunakan pisau tajam dan tipis. Kikis juga bagian tengah dan dasar loyang. Keluarkan dari loyang, potong dan sajikan



Seperti biasa, saya selalu berusaha untuk meminimalisasi pemakaian zat-zat tambahan, supaya generasi penerus bangsa tidak ketagihan terhadap zat-zat kimia sintetis tersebut. Pengaruh ke tekstur sih ga ya, cuma memang tidak terlalu mengembang tinggi layaknya cake yang memakai pengembang tambahan tersebut. Buat saya pribaadi sih ga masyalaaah ya, yang penting rasa tetap enak, hemat ga perlu jajan di luaran. Tetep dongs jadi emak harus iriiiittt... ˆˆ

Silahkan mencobaaaa...